You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
 Pengerukan Endapan Lumpur di Jalan Moh Mansyur Terus Dikebut
photo Folmer - Beritajakarta.id

Pembersihan Saluran di Jl KH Moh Mansyur Dikebut


Pembersihan saluran di Jalan KH Moh Mansyur, Kelurahan Jembatan Lima, Tambora, Jakarta Barat, terus dikebut. 

Sampah di Saluran Air, Penyebab Banjir di Tambora

Kecamatan Tambora mengerahkan seluruh petugas Penanganan Prasarana Sarana Umum (PPSU) untuk mengeruk endapan lumpur di saluran air sepanjang jalan tersebut.

Camat Tambora, Mursidin mengatakan, selain petugas PPSU, pembersihan saluran ini juga dibantu petugas dari Suku Dinas Tata Air Jakarta Barat.  

“Sesuai intruksi Gubernur DKI Jakarta dan Wali Kota Jakarta Barat, seluruh PPSU dikerahkan untuk membongkar beton yang menutupi saluran air di sepanjang Jalan KH Moh Mansyur,” kata Mursidin, Selasa (24/11).

Diakui Mursidin,  minimnya truk yang dipergunakan untuk mengangkut endapan lumpur mengakibatkan proses pengurasan kurang optimal.

“Alat berat sering berhenti menunggu truk yang membawa endapan lumpur kembali ke lokasi pengerukan. Alhasil, kondisi jalan juga mengalami kemacetan beberapa hari,” ungkap Mursidin.

Mursidin berharap, Suku Dinas Kebersihan Jakarta Barat dapat membantu mengerahkan armada truk untuk pengangkutan endapan lumpur, sehingga pengerjaan dapat lebih optimal.

“Kalau endapan lumpur sudah dikeruk, aliran air pun akan cepat berjalan sehingga banjir bisa teratasi,” tandas Mursidin.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Ini Sembilan Lokasi Pesta Rakyat HUT Kemerdekaan RI di Jakut

    access_time07-08-2026 remove_red_eye1196 personAnita Karyati
  2. Kelurahan Tanjung Duren Selatan Panen 14 Kilogram Sayuran

    access_time04-08-2026 remove_red_eye1184 personBudhi Firmansyah Surapati
  3. Legislator Dukung Pengalihan Transportasi Kepulauan Seribu ke Transjakarta

    access_time10-08-2026 remove_red_eye973 personFakhrizal Fakhri
  4. Pelaku Usaha Ikan Hias Dilatih Budi Daya Ramah Lingkungan

    access_time04-08-2026 remove_red_eye950 personAnita Karyati
  5. Pemerintah Pusat Tak Perlu Takut Beri Ruang Penerbitan Obligasi Daerah, Ini Alasannya

    access_time09-08-2026 remove_red_eye860 personBudhi Firmansyah Surapati